Pemegang Saham

PT Pertamina (Persero)

Sekitar tahun 1950-an, Pemerintah Republik Indonesia menunjuk Angkatan Darat, yang kemudian mendirikan PT Eksploitasi Tambang Minyak Sumatera Utara, untuk mengelola ladang minyak di wilayah Sumatera. Pada tanggal 10 Desember 1957, perusahaan tersebut berubah nama menjadi PT Perusahaan Minyak Nasional, disingkat Permina. Tanggal ini diperingati sebagai lahirnya pertamina hingga saat ini.

Pada tahun 1960 PT Permina berubah menjadi Perusahaan Negara PN Permina. Kemudian, PN Permina bergabung dengan PN Pertamin menjadi PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina) pada tanggal 20 agustus 1968. Pemerintah menerbitkan Undang-Undang No. 8 tahun 1971, dimana di dalamnya mengatur peran Pertamina sebagai satu-satunya perusahaan milik negara yang ditugaskan melaksanakan pengusahaan migas mulai dari mengelola dan menghasilkan migas dari ladang-ladang minyak di seluruh wilayah Indonesia, mengolahnya menjadi berbagai produk dan menyediakan serta melayani kebutuhan bahan bakar minyak dan gas di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Undang-Undang No.22 tahun 2001 merubah kedudukan Pertamina sehingga penyelenggaraan Public Service Obligation (PSO) dilakukan melalui kegiatan usaha. Pemerintah menerbitkan Undang-Undang No.19 tahun 2003 tanggal 17 September 2003, Perusahaan pertambangan minyak dan Gas bumi negara berubah menjadi PT Pertamina (Persero) yang melakukan kegiatan usaha migas pada Sektor hulu hingga sektor hilir.

Pada tanggal 10 Desember 2005, Pertamina merubah lambang kuda laut menjadi anak panah dengan warna dasar hijau, biru, dan merah yang merefleksikan unsur dinamis dan kepedulian lingkungan. Informasi lebih lanjut mengenai PT Pertamina (Persero) dapat dilihat pada :

www.pertamina.com

PT. Pertamina Training & Consulting

Informasi lebih lanjut mengenai Pertamina Training & Consulting dapat dilihat pada :

www.pertamina-ptc.com

Dengan demikian, struktur Pemegang Saham PTK per 31 Desember 2015, adalah 99,999% Pertamina (Persero) dan 0,001% Pertamina Training & Consulting.

saham4