Pemberdayaan Nelayan di Pulau Ngenang

unduhan (2)Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan tentu saja dengan wilayah perairan yang jauh lebih luas dari daratannya mengandung potensi sumberdaya ikan yang sangat besar. Para nelayan menjadikan setiap pesisir atau pulau-pulau kecil yang dekat dengan pemusatan sumberdaya ikan sebagai pangkalan-pangkalan mereka untuk beraksi. Dengan berbagai peralatan memburu ikan, dari yang paling tradisional sampai yang paling modern, mereka memburu ikan ke mana pun ikan itu pergi.

Kehidupan nelayan seperti halnya pemburu, penghasilan mereka tidak menentu. Ikan tangkapan bergantung pada peruntungan, kondisi cuaca dan musim. Kehidupan nelayan tidak selalu bisa dipastikan sebagaimana halnya petani dengan lahan yang pasti tanaman di atasnya yang bisa diprediksi hasilnya. Nelayan begitu tergantung pada musim dan pengetahuan turun-temurun terkait navigasi alam dan tempat yang biasa didatangi ikan. Hal ini menjadi faktor yang menyebabkan setiap nelayan akan berbeda cara kerjanya dari satu tempat ke tempat lain, dalam satu kondisi musim ke musim yang lain.

PT Pertamina Trans Kontinental merupakan perusahaan bisnis pelayaran yang sangat identik dengan perairan dan lautan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itulah salah satu alasan yang mendasari dilaksanakannya kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dengan fokus bantuan kepada para nelayan di Pulau Ngenang Batam. Bantuan yang diharapkan dari perusahaan, akan diberdayakan oleh mereka hingga pada akhirnya mereka bisa memberdayagunakan bantuan tersebut untuk membantu rekan nelayan lainnya.

Hasil Survey Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) menyatakan pola kerja nelayan di Pulau Ngenang sudah dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang terdiri dari minimal 10 orang Nelayan.

unduhan (3)Pada tanggal 7 Desember 2013, PTK bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan melaksanakan kegiatan CSR di Pulau Ngenang. Berkenan hadir Finance Director PTK, Tenny RA Rusdy, didampingi oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat Pesisir & Pengembangan Usaha KKP, serta Kepala Dinas KP2K Batam untuk memberikan bantuan CSR Perusahaan kepada KUB-KUB yang tergabung dalam Forum KUB MBM. Pada kesempatan itu, Direktur Keuangan PTK memberikan bantuan secara sombolis 3 buah mesin Tempel Yamaha 15 PK, 2 buah sampan dan sarana tangkap nelayan lainnya.

Dalam sambutannya, Tenny RA Rusdy mengucapkan terimakasih atas sambutan dari instansi terkait serta masyarakat nelayan Pulau Ngenang dan menyaksikan secara langsung kehidupan masyarakat nelayan yang kawasannya tidak terpaut jauh dari wilayah operasi PTK Cabang Batam. Beliau berharap semoga bantuan Perusahaan ini dapat benar-benar tepat sasaran dan berguna bagi masyarakat. Sehingga program CSR PTK memberikan dampak yang positif bagi kedua belah pihak.

Masyarakat dan instansi terkait turut mengucapkan terimakasih kepada PT Pertamina Trans Kontinental atas kepedulian perusahaan untuk meningkatkan taraf kehidupan Nelayan khususnya di Pulau Ngenang dan memilih program Pemberdayaan Masyarakat Nelayan sebagai salah satu Program CSR perusahaan yang diharapkan akan berlangsung berkesinambungan di Pulau Ngenang Batam.

About the Author

Comments are closed.