PTK MENDUKUNG PENINGKATAN GENERASI SEHAT

Peningkatan kesehatan ibu, bayi dan balita merupakan tujuan Millenium Development Goal’s (MDG’s). Untuk mendukung tujuan tersebut PT Pertamina Trans Kontinental melalui Corporate Social Responsibility bidang kesehatan telah melaksanakan Upskill Kader Posyandu dengan tema “Optimalisasi Peran Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Generasi Sehat”. Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para kader; menekan angka kesakitan dan kematian ibu, bayi dan balita; membantu program pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup kesehatan masyarakat; meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan sesuai dengan kebutuhan di lingkungan masing – masing.

peningkatan_kesehatan1Upskill kader posyandu dilaksanakan di Ciwandan pada tanggal 30 dan 31 Agustus 2016 dihadiri dan dibuka oleh Camat Ciwandan, H. AH. Junaedi HS, S.Pd, MM, Manager Usaha PT Peteka Karya Tirta, Ben Sudirman, Dokter dan Tim Bidan dari Rumah Sakit Pertamina Jaya. Kegiatan ini diikuti oleh 20 kader posyandu dari lingkungan kecamatan Ciwandan.

Selain di Ciwandan, PTK juga menyelenggarakan kegiatan upskill kader posyandu di PTK Cabang Cilacap pada tanggal 19 dan 20 September 2016 dihadiri dan dibuka oleh Camat Cilacap Selatan, Drs. Agung Widodo, M.Si, Lurah Cilacap, Joko Priatno,S.Sos, Kepala Puskesmas Cilacap Selatan II, dr. Reza, Babinsa, Bripka Abdillah, Manager PR & Adm, Komaruddin, Manager PTK Cabang Cilacap, Rio Makhdevis, Dokter dan Tim Bidan dari Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Kegiatan ini diikuti oleh 20 kader posyandu dari lingkungan kecamatan Cilacap Selatan.

peningkatan_kesehatan2Kegiatan CSR bidang kesehatan ini merupakan bentuk sinergi PTK dengan PT Pertamina Bina Medika melalui Rumah Sakit Pertamina Jaya dan Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Sinergi sesama Anak Perusahaan Pertamina ini diharapkan mendukung program CSR Pertamina Sehat.

Selama dua hari, kader posyandu mendapatkan materi tentang kesehatan ibu hamil, teori dan praktek gizi seimbang bayi dan balita, pemberian ASI dan manfaat IMD, obat tradisional, teori dan praktek senam hamil, tumbuh kembang, teori dan praktek pijat bayi. Diakhir kegiatan, seluruh kader posyandu mengikuti uji kompetensi teori yang dipraktekkan. Sebagai bentuk apresiasi PTK kepada kader posyandu yang mengikuti kegiatan tersebut diberikan paket perlengkapan penyuluhan posyandu (timbangan bayi, phantom mammae, pengukur tinggi badan, phantom boneka bayi, poster (pijat bayi, senam hamil, gizi seimbang), matras. Semoga dengan diberikannya pelatihan upskill kepada para kader posyandu di lingkungan wilayah kerja PTK dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan keluarga Indonesia dan memberikan ilmu pengetahuan bagi para peserta pelatihan sehingga tidak hanya bermanfaat bagi peserta tetapi juga kepada kelompok posyandu dan lingkungannya.

About the Author

Comments are closed.